Minggu, 25 Februari 2018

PRINSIP DASAR KEPRAMUKAAN


PENGERTIAN
Prinsip dasar kepramukaan dalah taqwa kepada Tuhan, peduli bangsa dan tanah serta alam semesta.
   FUNGSI                                                                                                                                                   Primsip dasar kepramukaan sebagei :
1.Norma hidup bagi anggota
2.Landasan kode etik 
3. Pedoman.
4.Landasan dalam mencapai tujuan
Prinsip Dasar Kepramukaan di tumbuh kembangkan melalui penghayatan. 
Hakikat pramuka sebensrnya adalah menerima saklar.
Prinsip kepramukaan yakni :
1.Iman dan taqwa
2. Peduli bangsa dan tanah air,peduli sesama hidup dan juga alam semesta.
3. Peduli diri pribadi
4. Taat kepada kode keormatan.

Jumat, 23 Februari 2018

KIASAN DASAR PRAMUKA








   1. Istilah Siaga adalah masa menyiagakan masyarakat ketika menghadapi pemerintah koloniel Belanda dalam merintis kemerdek koloniel Belanda, dalam merintis kemerdekaan RI. di tandai dengan masa kebangkitan Nasional 20 Mei 1928 .
  2. Istilah Penggalang adalah masa penggalang persatuan dan kesatuan pemuda, sumpah pemuda 28 Oktober 1928.
  3. Istilah Penegak adalah masa penegakkan negara kesatuan republik Indonesia dan proklamasi 17 Agustus 1945.
  4. Istilah Pandega adalah memmandegani mengelola pembangunan dan mengisinya.
  5. Istilah Pembina adalah membina bangsa dan negara.
  6. Istilah Andalan adalah para pemimpin yang bisa di andalkan .
          Kemudian berikut ini adalah kiasan pada masing - masing golongannya, mengkiaskan tingkat tingkatan yang ada yaitu :
  Arti kiasan golongan Siaga (S) kemudian segeralah kita mulai dengan pembangunan yang membutuhkan bantuan kesadaran yang tinggi dan penataan yang baik :
    * Siaga Mula
    *Siaga Bantu
    * Siaga Tata
 Arti kiasan Penggalang (G) bangsa kita mencari ramuan / bahan - bahan kemudian di ralat atau di susun dan akhirnya terapkan dalam pembangunan bangsa dan negara, Penggalang terdiri dari tiga tingkatan :
    * Penggalang Ramu
    * Penggalang Rakit
    * Penggalang Terap.
Untuk golongan Pandega hanya terdiri dari satu tingkatan saja yaitu PANDEGA.

EMOSI

     
                                 



          EMOSI berasal dari bahasa laitin yaitu emovereyang berarti bergerak menjauh. Hal ini dapat di artikan bahwa kecendrungan bertindak hal yang paling utama dalam emosi. Menurut Daniel Goleman emosi secara istilah merupakan suatu perasaan, pikiran, keadaan biologis, dan spikologis serta serangkaian kecenderungan untuk bertindak. Pengembangan emosi adalah pengembangan yang berkaitan dengan perasaan dan bageimana mengelola dan mengendalikan emosi.
   Tujuan mengembangkan emosi adalah membantu pramuka penggalang untuk menumbuhkan dan mengelola serta mengungkapkannya secara wajar, sehingga dapat menghargai orang lain dan dapat mengendalikan emosi secara seimbang.
     Sasaran Pengembangan Emosi Bagi Pramuka Penggalang :
1.Mengelola emosi dan perasaan untuk kestabilan emosi dirinya
2. Mengenal dan menerima berbagei perasaan serta emosi
3.Menghargai perasaan orang lain
      # Cara Mengendalikan Emosi :
         1. Menenangkan diri
           Untuk menenangkan diri, bisa melakukan cara-cara berikut :
             * Tarik nafas dalam - dalam
             * Hitung 1s.d 10
             * Alihkan perhatian
         2. Berempati
            Empati adalah keadaan mental yang membuat seseorang merasakan keadaan atau pikiran                     orang lain.
         3. Mengingat dampak negatif yang akan terjadi
              Emosi yang meluap - luap biasanya membuat yang bersangkutan gelap mata.
         4. Menganggap hari terakhir hidup
         5. Memaafkan dan melupakan
         6. Membaca ta' awudz
         7. Berolahraga.

Senin, 19 Februari 2018

PERATURAN BARIS BERBARIS





                                  



    Baris berbaris merupakan bentuk kedisiplinan dan juga merupakan 
latihann-latihan gerak dasar yang di wujudkan dalam rangka menanamkan sikap para pramuka agar dapat menumbuhkan sikap :
   1. Disiplin pribadi maupun kelompok 
   2. Rasa tanggung jawab, kesatuan dan kesatuan 
   3. Kompak 
   4. Kebersamaan 
   5. Penampilan pribadi yang baik secara perorangan maupun kelompok
      Tujuan dari PBB adalah menumbuhkan sikap jasmani yang tegap dan tangkas, rasa persatuan, dan disiplin sehingga dengan demikian senantiasa dapat menggutamakan kepentingan tugas di atas kepentingan individu.
      Aba -aba adalah suatu perintah yang di berikan oleh seorang pemimpin pada anggota pasukannya, untuk dilaksanakan secara tepat, serentak aau berturut- turut. 
Macam aba-aba :
   1. Aba - aba petunjuk , di gunakan bila perlu untuk menegaskan maksud , dari aba-aba peringatan/ pelaksanaan. ( misal: hadap kanan, hadap kiri, mju jalan,dsb.)
   2. Aba-aba peringatan, inti perintah yang cukup jelas untuk di laksanakan tampa
 ragu- ragu. (misal:perhatian !)
  3. Aba-aba pelaksanaan
      - Gerak : untuk gerakan-gerakan tampa meninggalkan tempat, menggunakan kaki   atau tubuh lain, baik berhenti maupu berjalan.
      - Jalan : untuk gerakan - gerakan kaki yang di lakukan dengan meninggalkan tempat 
        ( berpindah / bergeser)
  • Catatan : bila gerakan meninggalkan tempat itu tak terbatas jaraknya, maka di dahului aba - aba peringatan maju.
      - Mulai : untuk pelaksanaan perintah yang harus di kerjakan berturut-turut .
    Jenis Aba - aba :
    a. Sikap sempurna ( siap grak)
    b. Istirahat ( istirhat di tempat grak)
    c. Lencang kanan 
     d. lencang depan
    e. setengah lencang kanan 
    f. setengah lencang kiri 
    g. hadap kiri 
    h. hadap kanan 
    dll.
 Bentuk - bentuk barisan dengan aba - aba isyarat
1. Lingkaran besar
2. Lingkaran kecil 
3. Setengah lingkaran 
4. Angkare
5. Berderet
6. Kolone terbuka
7. Kolone tertutup
8. Selat (kanon )
9. Roda
10. Perlombaan 
11. Anak panah
12. Panggilan untuk pemimpin regu
13. Bubar barisan
14. Barisan ber-shaf
15. Barisan berbanjar.
   

                           Foto Putri Aqima Atrika Rusla.        

SISTEM AMONG

                   Sistem Among adalah cara pelaksanaan pendidikan di dalam gerakan pramuka.
        Sistem Among adalah hasil pemikiran Raden Mas Suwardi Suryaningrat atau di kenal sebagei
 KI. Hajar Dewantara, bapak pendidikan dan pendiri perguruan taman siswa.
KI. Hjar Dewantara menjabat menjadi menteri pendidikan pada kabinet Republik Indonesia yang pertama. KI. Hajar Dewantara, lahir pada tanggal 2 Mei 1889 dan wafat pada tanggal 28 April 1959.
                      ING NGARSO SUNTULODO 
                      ING MADYO MANGON KARSO 
                      TUT WURI HANDAYANI 
Kata Among berarti mengasuh , memelihara, menjg, dan orang yang melakukannya di sebut PAMONG. Sistem Among tampak jelas pada kalimat di atas, yang mempunyai arti :
                     DEPAN MEMBURI TELADAN,DI TENGAH MENGIKUT MEMBANGUN / MELAKSANAKAN DAN DI BELAKANG DI BERI DORONGAN ATAU BANTUAN KE ARAH KEMANDIRIAN.

Kamis, 15 Februari 2018

SEMBOYAN TITIK GARIS

            


                                                 

          Suku- suku bangsa di Afriku, Asia,dan Amerika saling memberi kode garis miring sandi atau isyarat atau tanda - tanda dengan genderang ,asap, dan sebageinya.
            Kode morse internasional terdiri dari kombinasi titik ( dots ) dan srip ( dashes ) yang melamba ngkan huruf dari abjad dan juga angka , seperti yang di tunjukkan pada tabel di bawah , saat ini kode morse internasional sudah mulai jarang di pergunakan ,di karenakan telegrapi radio telah di gantikan dengan berbagei sistem yang jauh lebih modern. antara lain: telengram tercetak 
( vacsimile ) dan GPS ( Global Pocioning System ) . Morse daapat di lakukan dengan :

  • Suara / bunyi : peluit,terompet,dan sebageinya 
  • Sinar / nyala :senter,lampu,api,lilin,Dll
  • Gerak          : bendera,asap,lambaian tangan,kedipan mata,dsb
  • Tulisan       :  sandi , kode dll
  • Denyut listrik  : pada kabel telegram.

Kamis, 01 Februari 2018

TANDA MEDAN MAPPING




Tanda medan untuk kegiatan mapping dalam kepramukaan. Dalam berbagai kegiatan mapping di kepramukaan, penggunaan tanda medan adalah mutlak. Mapping (pemetaan), seperti peta pita, peta lapangan, peta lokasi, ataupun peta perjalanan, selalu membutuhkan tanda medan. Karena itu, bagi seorang anggota pramuka penguasaan akan tanda medan menjadi sebuah teknik kepramukaan (scouting skill) yang sangat diperlukan. Baik untuk membaca peta maupun sebaliknya, untuk membuat peta.

Tanda medan adalah simbol-simbol atau gambar-gambar yang melambangkan kondisi atau situasi medan dalam sebuah peta. Tanda medan ini digunakan dalam berbagai kegiatan mapping (pemetaan) seperti peta perjalanan dan peta pita sebagai penunjuk keadaan di kanan dan kiri jalan. Juga pada peta lapangan dan lokasi sebagai penanda kondisi dan situasi medan yang tergambar di peta.
Scouting skill dalam pembuatan tanda medan menggunakan gambar-gambar (simbol) yang sederhana, mudah dibuat, dan umum diketahui oleh orang lain. Sehingga pada saat melakukan perjalanan sekalipun tanda-tanda ini dapat dibuat dengan cepat tanpa menghambat perjalanan. Pun bagi orang lain yang membacanya akan langsung dapat memahami makna-makna dari simbol-simbol yang digunakan sebagai tanda medan.

Contoh tanda medan yang umum dan sering dipakai di kepramukaan adalah sebagai berikut :


                  http://pramukaria.blogspot.co.id/2015/01/tanda-medan-untuk-mapping-dalam.html

PRAMUKA GARUDA

            Pramuka Garuda merupakan sebutan bagi pramuka yang telah menyelesaikan tingkat kecakapan tertinggi pada jenjang ...